Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Randezvouz di Tis Cafe Tegalalang

Jadi sudah beberapa bulan ini, selama pandemi Covid19, tinggal di rumah terus. Sudah pasti, banyak penyesuaian yang dilakukan selama Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) oleh pemerintah. Dan, sebagai warga negara yang taat, tentu dong, seperti warga negara lainnya, me'lockdown' mandiri a.ka. dirumah saja. Pergi keluar kalau ada kepentingan tertentu saja, seperti belanja mingguan atau ke dokter. Kebetulan selama Bulan puasa kemarin, mendapat nikmat sakit radang tenggorokan dan batpil, jadi harus ke dokter di rumah sakit. Dari pengalaman berobat itu juga jadi tahu, gimana seriusnya para dokter dan nakes di rumah sakit menjalankan protokol kesehatan dan melindungi diri dengan APD.

Nah, setelah sekian lama perkembangan pandemi covid19 ini, aturan yang diberlakukan mulai longgar, mulai boleh ada aktifitas ekonomi yang diperbolehkan, Restoran dan Mall sudah banyak yang buka, dan pastinya dengan protokol kesehatan yang harus dilakukan. Hari sabtu lalu, saat seorang teman mengajak meet  up di Tis Cafe untuk sekedar refresh dan chit chat ringan, saya dengan senang hati menerima ajakan tersebut. Tentu saja pakai tetap memakai masker, dan tidak ada salaman dan cipika cipiki seperti ritual sebelumnya - sebelum Covid19.


Selera teman saya boleh juga, Tis Cafe yang kami kunjungi letaknya di daerah ceking, tegalalang yang terkenal karena pemandangan sawah terasingnya. Namun, daerah tersebut tampak lengang, sepi, berbeda sekali dengan suasana sebelum covid19 melanda. Banyak toko dan restoran masih tutup. Hanya beberapa, termasuk Tis Cafe ini yang sudah buka. Sekarang, setiap pengunjung cafe diperiksa suhu badannya menggunakan thermometer dan diharuskan mencuci tangannya dengan hand sanitizer. Tidak lupa juga untuk selalu memakai masker, kecuali pada saat makan ya :)



Kami segera turun ke bawah ( jadi kalo restoran, cafe atau tempat makan di daerah ceking, Tegalalang ini memang ada lokasi yang berada di bawah jalan, sehingga pengunjung harus turun untuk masuk ke restoran atau cafe tersebut, karena pemandangan sawahnya yang terkenal itu terletak jauh di bawah jalan raya ). Setelah beberapa kali pertimbangan, akhirnya kami memilih tempat yang agak ujung yang lumayan teduh, dan nyaman kalau buat chit chat. Angin semilir langsung terasa, selagi mata dimanjakan oleh pemandanga yang terpampang didepan mata.








Siang itu, Lunch Time. Kami memutuskan untuk langsung order, karena sebelumnya sudah brunch dengan suami, saya rencananya hanya pesen Cheese cake dan Chocolate tapi ternyata cake yang di inginkan sedang tidak tersedia, akhirnya saya cukup puas dengan Mango Sticky Rice dan Jus Nanas. Sedangkan teman saya langsun memesan kopi,  lunch dengan Chicken Quesadillas, sebagai penutup acara makan makan siang itu kami melanjutkan dengan obrolan santai dan catch up after beberapa bulan tidak ketemu. Untungnya, chit chatnya sambil di temeni french fries yang tasty.






Seriusan ini, di Tis Cafe ini comfy dan Cozy. Makanannya enak, pemandangannya Indah. Toiletnya juga bersih. staff nya ramah melayani kami.Sayangnya, harganya memang mahal, jadi ya kalau kesana lagi, pikir pikir dulu hehehe. Namun, seneng juga bisa ngrasain ambience di Tis Cafe yang bisa membuat refresh setelah lama harus stay at home. Apalagi, di Tis Cafe itu ada bean bag buat leyeh leyeh manja dan kolam renang yang melambai lambai supaya pengunjung tidak segan untuk berenang renang ketepian, heheh. Sayangnya pas kami kesana, panasnya lagi terik, jadi kami hanya menghabiskan makanan dan minuman kami sambil chit chat santai. Oh ya, ada juga lho ayunan yang saat itu masih terlihat sepi dianggurin. 



Hampir 3 jam an kami hang out di Tis Cafe, ga berasa waktu berlalu cepat. Karena tempatnya emang cozy, jadi sampai lupa waktu. Ga nyesel kok meet up di cafe ini, jadi Randezvous yang mengesankan untuk memulai kehidupan baru, so called new normal.

Posting Komentar untuk "Randezvouz di Tis Cafe Tegalalang"

Berlangganan via Email